Postingan ini terinspirasi dari obrolan bersama sahabat ane. Beliau menceritakan sedikit perjalanan spiritualnya ketika berkonsultasi dengan seorang ulama. Beliau menceritakan bahwa sesungguhnya bukan usaha untuh memohon rezeki saja kita melaksanakan sholat Dhuha. Tetapi sholat Dhuha juga sebagai pendorong atau penyemangat kita dalam berusaha. Berusaha disini dimana posisi kita benar-benar sedang diuji Allah dengan keadaan yang akan mengingatkan kita untuk terus selalu ingat kepada-Nya. Dapat dikatakan juga dalam keadaan terberat atau kesusahan.
Pengalaman hidup merupakan salahsatu bukti Allah begitu sayang kepada kita dengan kita diberikan keadaan-keadaan yang berbeda-beda. Sholat Dhuha merupakan ajang dimana kita mempersiapkan diri untuk menghadapi segala macam rutinitas yang telah diskenariokan oleh Allah. Dapat dikatakan sebagai pemanasan. Kita menghadapnya dengan berbagai macam keadaan. Semakin kita berada di posisi terbawah maka akan semakin dianjurkan kita untuk selalu mempersiapkan diri atau melakukan pemanasan dengan sholat Dhuha.
Sholat Dhuha akan mengawali kegiatan kita untuk terus selalu ingat kepada Allah. Dan jika sudah diawali dengan ingat kepada-Nya maka tidak ada lagi alasan untuk bermalas-malasan dalam melaksanakan rutinitas. Akan terasa malu jika kita hanya sekedar melaksanakan rutinitas sebagai formalitas tanpa ada sebuah manfaat atau hasil yang dihasilkan. Semangat akan membuat kita semakin yakin akan ketentuan Allah.
Sholat Dhuha akan mengawali kegiatan kita untuk terus selalu ingat kepada Allah. Dan jika sudah diawali dengan ingat kepada-Nya maka tidak ada lagi alasan untuk bermalas-malasan dalam melaksanakan rutinitas. Akan terasa malu jika kita hanya sekedar melaksanakan rutinitas sebagai formalitas tanpa ada sebuah manfaat atau hasil yang dihasilkan. Semangat akan membuat kita semakin yakin akan ketentuan Allah.

No comments:
Post a Comment